Lampung, Sentralmedia.idĀ ā Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan secara resmi melantik tujuh pejabat Pimpinan Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat, Senin (12/1/2026). Pelantikan pejabat daerah tersebut berlangsung di Lobi Utama Teluk Stabas, Gedung Marga Sai Bathin, dan menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola pemerintahan daerah.
Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Pesisir Barat Nomor: 3.3.3.2/36/V.04./HK/2026 tentang pengangkatan pejabat Pimpinan Pratama. Sejumlah pejabat dan unsur pimpinan daerah turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Ketua DPRD Pesisir Barat Muhammad Emil Lilamri, S.H., staf ahli bupati, para asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta para camat se-Kabupaten Pesisir Barat.
Adapun tujuh pejabat yang dilantik menempati posisi strategis di lingkungan Pemkab Pesisir Barat. Mereka adalah Murliana, S.Sos., M.Sc sebagai Kepala Dinas Transmigrasi, Tenaga Kerja, dan Perindustrian; Helmi Putra, S.IP., M.M sebagai Sekretaris DPRD; Henri Dunan, S.E sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah; serta Pathan, S.E., M.M sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.
Selain itu, Bupati Dedi Irawan juga melantik Irvan Leonardo Abdullah, S.P., M.Si sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian; Rochmad, S.Sos., M.M sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon; serta Rena Novasari, S.H., M.M sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pesisir Barat.
Dalam sambutannya, Bupati Dedi Irawan menegaskan bahwa pelantikan pejabat Pimpinan Pratama bukan sekadar agenda seremonial pemerintahan, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam menjalankan roda birokrasi dan pelayanan publik. Ia menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, serta dedikasi tinggi dalam setiap pelaksanaan tugas.
Menurut Dedi Irawan, setiap jabatan memiliki batas waktu dan harus dimanfaatkan secara optimal untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat. Ia meminta para pejabat yang baru dilantik mampu menunjukkan kinerja nyata, terukur, dan berorientasi pada hasil, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Pesisir Barat.
Bupati juga menyoroti tantangan efisiensi anggaran daerah yang akan dihadapi pemerintah daerah ke depan. Kondisi tersebut, kata dia, menuntut seluruh pejabat Pemkab Pesisir Barat untuk bekerja lebih kreatif, inovatif, serta adaptif terhadap dinamika kebijakan nasional dan kebutuhan masyarakat.
āKita digaji dari uang rakyat. Oleh karena itu, setiap kebijakan dan program yang dijalankan harus berpihak kepada kepentingan masyarakat dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan,ā tegas Dedi Irawan.
Ia menambahkan bahwa sinergi antar-OPD serta koordinasi dengan legislatif dan pemerintah kecamatan menjadi kunci dalam mewujudkan pemerintahan daerah yang efektif dan responsif. Para pejabat diharapkan mampu membangun komunikasi yang baik serta menjaga soliditas birokrasi.
Menutup sambutannya, Bupati Dedi Irawan meminta para pejabat Pimpinan Pratama yang baru dilantik menjaga integritas, loyalitas, dan profesionalisme sebagai bentuk tanggung jawab atas kepercayaan negara dan masyarakat.
āJadikan jabatan sebagai sarana pengabdian, bukan sekadar kedudukan. Bekerjalah dengan hati, penuh tanggung jawab, demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Pesisir Barat,ā pungkasnya.

