Luwu Timur, Sentralmedia.id  – Kurang sehari, aparat kepolisian mengungkap kasus kematian seorang perempuan muda di area persawahan Desa Kalaena Kiri, Kabupaten Luwu Timur, membuahkan hasil. Dalam waktu kurang dari satu hari, petugas berhasil mengamankan seorang remaja yang diduga terlibat dalam peristiwa yang menggemparkan warga tersebut.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Terungkap fakta, kematian misteri Abi Limbong sosok gadis (24) yang berkerja sebagai cleaning service di Puskesmas Kalaena, Kabupaten Luwu Timur, diketahui merupakan korban dari dugaan rencana percobaan rudal paksa, karena gagal dan takut perbuatan pelaku dilaporkan korban, pelaku nekad mengahabisi nyawa korban. Mirisnya, pelaku adalah tetangga korban berinisial AD (17) masih di bawah umur dan masih duduk di bangku kelas X SMA di Kalaena.
Menurut keterangan pihak kepolisian, setelah melakukan serangkaian penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi berhasil mengamankan pelaku yang berinisial AD (17). Pelaku diketahui masih berstatus pelajar SMA dan ditangkap kurang dari sembilan jam setelah jasad korban ditemukan, Kamis (11/6/2026).
Kapolsek Mangkutana, Iptu Muh. Junus, menyampaikan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari sejumlah petunjuk yang ditemukan di lokasi kejadian. Polisi menemukan jejak kaki yang mengarah ke lingkungan rumah pelaku serta barang bukti yang memperkuat dugaan keterlibatan pelaku dalam kasus tersebut.
“Motifnya adalah dugaan percobaan pemerkosaan atau dugaan kekerasan seksual oleh pelaku kepada korban”.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, motif pelaku diduga berkaitan dengan hasrat seksual yang telah lama dipendam terhadap korban. Disebut pelaku diduga sering mengamati korban saat dikamar mandi, sebelum akhirnya membuntuti korban saat berangkat bekerja pada dini hari sekitar pukul 04.00 wita.
Saat dalam perjalanan menuju tempat kerja, korban diduga dicegat oleh pelaku dan diduga melakukan percobaan pemerkosaan. Namun korban melakukan perlawanan dan berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke arah persawahan. Pelaku kemudian mengejar korban hingga terjadi aksi kekerasan yang berujung pada hilangnya nyawa korban.
Pelaku diduga menggunakan batu untuk menyerang korban, setelah gagal melakukan percobaan pemerkosaan, hingga menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Setelah melakukan aksinya, pelaku sempat melarikan diri sebelum akhirnya berhasil diamankan petugas.
Saat ini, kasus tersebut telah ditangani lebih lanjut oleh Polres Luwu Timur. Penyidik masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa, termasuk dugaan tindak pidana lainnya yang berkaitan dengan kasus tersebut. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta menyerahkan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada aparat yang berwenang. (Red)





