More

    Remas Waemorat Wakili Batabual di Festival Ramadhan Namlea

    Remas Desa Waemorat, Kecamatan Batabual, Kabupaten Buru, Maluku, wakili daerahnya di Festival Bupolo Ramadhan Namlea dengan tampil dalam lomba sambra dan dendang sahur.

    Maluku, Sentralmedia.id Waemorat, kabupaten buru, Maluku,Remas Desa Waemorat Wakili Kecamatan Batabual di Festival Bupolo Ramadhan Namlea, Tampil di Lomba Sambra dan Dendang Sahur

    Remas Desa Waemorat kembali menorehkan kiprah di panggung keagamaan dengan mengikuti Festival Bupolo Ramadhan yang digelar di ibu kota Kabupaten Buru, Namlea. Keikutsertaan ini bukan hanya membawa nama desa, tetapi juga menjadi bagian dari keterwakilan Kecamatan Batabual dalam ajang bergengsi tahunan tersebut.

    Dalam festival tersebut, Remas Desa Waemorat tampil pada dua mata lomba, yakni sambra dan dendang sahur. Keduanya menjadi ruang unjuk kreativitas, kekompakan, serta semangat syiar Islam yang dikemas dalam nuansa seni Islami khas Ramadhan.

    Ketua Remas Desa Waemorat, Rangga Masbait, menegaskan bahwa kehadiran mereka di Namlea membawa tanggung jawab besar, bukan sekadar untuk berkompetisi.

    “Kami hadir bukan hanya membawa nama Desa Waemorat, tetapi juga sebagai bagian dari wajah generasi muda Kecamatan Batabual. Ini adalah amanah moral untuk menunjukkan bahwa pemuda desa mampu berdiri sejajar dan berkontribusi di tingkat kabupaten,” ujar Rangga.

    Ia menjelaskan, persiapan dilakukan secara intensif melalui latihan rutin setiap malam usai tarawih. Kekompakan gerakan dalam sambra serta harmonisasi vokal dalam dendang sahur terus diasah demi memberikan penampilan terbaik.

    Lebih dari itu, rekam jejak Remas Desa Waemorat selama ini dinilai konsisten memberikan dampak positif di lingkungan desa. Selain aktif dalam kegiatan keagamaan, mereka juga terlibat dalam kerja-kerja sosial, penguatan karakter remaja, hingga membantu berbagai agenda kemasyarakatan. Kehadiran Remas tidak hanya terasa saat Ramadhan, tetapi juga dalam dinamika sosial sehari-hari di desa.

    Partisipasi di Festival Bupolo Ramadhan menjadi kelanjutan dari komitmen tersebut—bahwa Remas Desa Waemorat bukan sekadar kelompok lomba, melainkan wadah pembinaan generasi muda yang berakhlak, kreatif, dan peduli terhadap lingkungan sosialnya.

    Baca Juga:  Pemkab Asahan Perkuat Peran Organisasi Perempuan

    Dengan dukungan masyarakat dan semangat kolektif, Remas Desa Waemorat berharap langkah ini menjadi motivasi berkelanjutan bagi remaja lainnya, khususnya di Kecamatan Batabual, untuk terus aktif, produktif, dan memberi warna positif bagi daerahnya.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    BERITA TERBARU

    ARTIKEL POPULER