More

    Realisasi DAK Sumba Timur Baru 18,4 Persen, DPRD Desak Percepatan Proyek

    Realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik di Kabupaten Sumba Timur hingga April 2026 baru mencapai 18,4 persen dari total anggaran Rp214 miliar. DPRD menilai capaian ini masih rendah dan perlu percepatan.

    Sentralmedia.id, Waingapu, 16 April 2026 – Realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik di Kabupaten Sumba Timur hingga April 2026 baru mencapai 18,4 persen dari total pagu anggaran sebesar Rp214 miliar. Capaian ini masih rendah, sementara waktu pelaksanaan terus berjalan.

    Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sumba Timur, Umbu Ndata, meminta Pemerintah Kabupaten Sumba Timur segera mempercepat pelaksanaan seluruh proyek DAK. Ia menegaskan percepatan penting agar pemerintah pusat tidak menarik kembali anggaran akibat rendahnya penyerapan.

    Umbu Ndata menyebut sisa waktu pelaksanaan anggaran tahun 2026 tinggal sekitar delapan bulan. Karena itu, ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) pengelola DAK bekerja lebih optimal dan saling berkoordinasi. Ia juga menekankan bahwa pemerintah daerah harus memaksimalkan pemanfaatan dana Rp214 miliar untuk mendukung pembangunan.

    Data Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sumba Timur menunjukkan realisasi terendah terjadi di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), yang baru mencapai sekitar 9 persen. Rendahnya capaian ini terlihat pada proyek infrastruktur seperti pembangunan jalan dan jaringan irigasi.

    Sementara itu, Dinas Kesehatan mencatat realisasi lebih tinggi, yakni mencapai 35 persen. Capaian ini menunjukkan beberapa sektor mulai bergerak lebih cepat dalam menjalankan program DAK.

    Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sumba Timur, Dominggus N. Djurumana, mengatakan pihaknya menargetkan realisasi anggaran mencapai 50 persen pada akhir Juni 2026. Ia menilai target tersebut realistis karena progres administrasi dan teknis terus berjalan.

    Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya telah memproses seluruh paket pekerjaan bernilai besar melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Dengan penayangan paket tersebut, proses lelang diharapkan segera selesai sehingga pekerjaan fisik bisa langsung dimulai tanpa hambatan berarti.

    Baca Juga:  Mengapa Harus Sekolah? Tinjauan Ilmiah Peran Pendidikan

    Pemerintah Kabupaten Sumba Timur terus meningkatkan koordinasi antarinstansi untuk mempercepat penyerapan anggaran DAK. Langkah ini bertujuan agar seluruh program pembangunan berjalan tepat waktu dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    BERITA TERBARU

    ARTIKEL POPULER