spot_img

Erna Martina Lantik Tuha Peut, Dorong Pengawasan Pembangunan Gampong

Erna Martina menegaskan Tuha Peut harus menjadi mitra keuchik yang konstruktif serta mengawal pembangunan gampong secara transparan dan akuntabel

Meulaboh, Sentral Media – Erna Martina, resmi melantik anggota Tuha Peut Gampong Drien Rampak dan Gampong Cot Jurumudi untuk masa bakti 2026–2032. Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Gedung Serbaguna Kecamatan Arongan Lambalek, Kamis (15/07/2026), dan dihadiri unsur Muspika, para keuchik, serta tokoh masyarakat setempat.

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan gampong sekaligus meningkatkan fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan dan pembangunan desa. Anggota Tuha Peut yang dilantik diharapkan mampu menjalankan tugas dan kewenangannya secara profesional demi terciptanya pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Dalam sambutannya, Camat Arongan Lambalek, Erna Martina, menegaskan bahwa keberadaan Tuha Peut memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan serta menjaga stabilitas pemerintahan gampong. Menurutnya, lembaga tersebut tidak hanya menjadi mitra kerja keuchik, tetapi juga berfungsi sebagai pengawas yang memastikan setiap program pembangunan berjalan sesuai aturan dan kebutuhan masyarakat.

“Tuha Peut harus mampu menjadi mitra keuchik yang konstruktif. Fungsi pengawasan harus dijalankan secara profesional, objektif, dan tetap mengedepankan semangat musyawarah demi kemajuan gampong,” ujar Erna Martina.

Ia menekankan bahwa pengawasan pembangunan gampong merupakan modal utama dalam mewujudkan kemajuan desa. Dengan pengawasan yang baik, setiap program yang dijalankan pemerintah gampong dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan terhindar dari berbagai persoalan yang berpotensi menghambat pembangunan.

Erna Martina juga mengingatkan para anggota Tuha Peut yang baru dilantik agar memahami tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan qanun serta peraturan yang berlaku di Aceh. Integritas dan komitmen, menurutnya, menjadi kunci utama dalam menjalankan amanah sebagai wakil masyarakat di tingkat gampong.

“Kami berharap seluruh anggota Tuha Peut dapat menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab dan integritas. Jangan sampai terjadi konflik yang dapat menghambat pembangunan di tengah masyarakat. Bangun komunikasi yang baik dengan keuchik maupun masyarakat sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan melalui musyawarah,” tegasnya.

Baca Juga:  Universal Coverage Jamsostek Jadi Prioritas, Sekda Pesibar Percepat Perlindungan Pekerja

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Tuha Peut bukan sekadar pelengkap struktur pemerintahan desa, melainkan lembaga yang memiliki fungsi penting sebagai pengawas, penyalur aspirasi masyarakat, sekaligus pengontrol kebijakan pemerintah gampong.

Menutup sambutannya, Erna Martina mengajak seluruh anggota Tuha Peut menjadikan jabatan yang diemban sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan tanggung jawab moral yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya.

“Jabatan ini bukan sekadar kedudukan, tetapi amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan juga kepada Allah SWT. Mari bersama-sama membangun gampong yang lebih baik, lebih maju, dan lebih sejahtera,” pungkasnya.

Penulis Kaperwil Aceh: Tousi

SHARE:

Advertisement

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

spot_img

BERITA TERBARU

spot_img
spot_img

ARTIKEL POPULER