spot_img

Bambang Suryadi Bawa 12 Truk Bantuan ke Nagekeo

Bersama tim kemanusiaan PT Dharma Laut, Bambang Suryadi membawa 12 truk logistik berupa makanan dan permainan anak untuk warga terdampak di Marapokot, Tonggurambang dan Nanga Dhero

NAGEKEO, Selasa(25/8/2026) Sentral Media — Kepedulian terhadap warga terdampak bencana di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, kembali diwujudkan melalui kunjungan kemanusiaan yang dipimpin anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Bambang Suryadi.

Bambang Suryadi bersama tim bantuan kemanusiaan dari PT Dharma Laut datang membawa bantuan logistik untuk masyarakat terdampak. Sebanyak 12 truk logistik dibawa dalam kunjungan tersebut, berisi makanan serta berbagai permainan untuk anak-anak, Senin(24/8/2026).

Bantuan tersebut disiapkan untuk dibagikan kepada warga dari tiga desa terdampak, yakni Desa Marapokot, Desa Tonggurambang, dan Desa Nanga Dhero.

Kunjungan dan kegiatan penyerahan bantuan berlangsung di lapangan sepak bola SD Inpres Marapokot. Warga dari tiga desa yang terdampak turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Kehadiran warga dari tiga desa itu menjadi bagian penting dalam kegiatan kemanusiaan tersebut. Mereka datang untuk menerima perhatian dan bantuan yang dibawa Bambang Suryadi bersama tim PT Dharma Laut.

Bawa 12 Truk Logistik untuk Warga Terdampak

Bambang Suryadi mengatakan bantuan yang dibawa bersama tim kemanusiaan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat Nagekeo.

Sebanyak 12 truk logistik diangkut menuju lokasi terdampak pascagempa. Bantuan tersebut terdiri dari makanan dan berbagai permainan yang diperuntukkan bagi anak-anak.

Kehadiran bantuan itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, sekaligus memberikan perhatian khusus kepada anak-anak yang berada di wilayah terdampak.

Dalam kegiatan tersebut, Bambang Suryadi juga menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi masyarakat Nagekeo.

Ia mengapresiasi berbagai pihak yang ikut memberikan perhatian dan hadir secara langsung untuk melihat kondisi masyarakat.

Penyerahan Bantuan Dilakukan Secara Simbolis

Meski bantuan telah tiba di lokasi, penyerahan kepada masyarakat dari tiga desa belum dilakukan secara keseluruhan.

Baca Juga:  Mustafa Gaseu Buka Turnamen Sepak Bola Antar Desa di Sungai Mas

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis karena belum terdapat panitia dari ketiga desa yang bertugas mengatur proses penyaluran bantuan kepada warga.

Karena itu, bantuan yang telah dibawa ke lokasi terlebih dahulu diserahkan secara simbolis. Selanjutnya, proses pembagian kepada warga akan menunggu adanya panitia dari masing-masing desa.

Langkah tersebut dilakukan agar bantuan yang dibawa dapat disalurkan kepada masyarakat dengan lebih teratur.

Dengan melibatkan panitia dari tiga desa, bantuan diharapkan dapat diterima oleh warga yang menjadi sasaran penyaluran.

Bambang Suryadi Soroti Kondisi Pelabuhan Nagekeo

Selain membawa bantuan kemanusiaan, kunjungan Bambang Suryadi ke Nagekeo juga menjadi momentum untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah kondisi pelabuhan di Nagekeo yang dalam proses renovasi.

Bambang Suryadi yang merupakan anggota Komisi VII DPR RI menyatakan akan mendorong pemerintah agar segera percepat melakukan rehabilitasi, renovasi atau perbaikan terhadap pelabuhan tersebut.

“Kami akan mendorong kepada pemerintah untuk segera merehab atau merenovasi atau memperbaiki pelabuhan ini sehingga berfungsi,” ujar Bambang Suryadi.

Menurutnya, pelabuhan memiliki peranan penting bagi masyarakat, terutama dalam mendukung kebutuhan transportasi.

Dalam kesempatan tersebut, Bambang juga menyinggung keberadaan kapal Dharma Laut yang telah membantu kebutuhan transportasi di sejumlah wilayah.

Aspirasi Masyarakat Akan Dibawa ke Pemerintah

Bambang Suryadi menegaskan bahwa berbagai aspirasi masyarakat Nagekeo akan disampaikan kepada pihak yang berwenang.

Ia menyatakan siap menyampaikan persoalan yang ditemukan di lapangan kepada pemerintah maupun komisi terkait di DPR RI.

“Saya sebagai anggota DPR RI langsung akan menyampaikan ke pihak-pihak yang berwenang mulai dari pemerintah maupun yang ada di komisi-komisi terkait. Kami siap untuk mendukung mempercepat proses, termasuk pelabuhan,” katanya.

Baca Juga:  Ngada–Nagekeo dan Republikanisme, Sunyi yang Tak Pernah Benar-Benar Pergi

Ia juga menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Ketika masyarakat berada di bawah dan merasakan panas, Bambang mengatakan dirinya juga bersedia berada bersama masyarakat.

“Kalau Bapak Ibu semua berpanas-panas, saya juga harus berpanas-panas,” ujarnya.

Perhatian untuk Rumah dan Masyarakat Terdampak

Dalam kesempatan tersebut, Bambang Suryadi juga menyinggung kebutuhan rumah bagi masyarakat.

Ia mengaitkan kebutuhan tersebut dengan program pembangunan tiga juta rumah yang sedang didorong pemerintah.

Selain itu, ia menyebut program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan berharap bantuan tersebut dapat disalurkan kepada masyarakat Nagekeo yang membutuhkan.

“Nagekeo adalah pusat gempa yang terpisah. Jadi ini mudah-mudahan bisa selesai,” katanya.

Bambang juga menyampaikan belasungkawa kepada masyarakat yang kehilangan anggota keluarga akibat bencana.

Ia mendoakan agar masyarakat yang meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Bantuan Juga Menyasar Anak-Anak

Perhatian terhadap anak-anak menjadi salah satu bagian yang terlihat dalam bantuan kemanusiaan tersebut.

Selain makanan, tim juga membawa permainan anak-anak menggunakan rangkaian kendaraan logistik yang dibawa ke lokasi.

Bambang sempat menanyakan keberadaan mainan yang dibawa untuk anak-anak dan membuka kemungkinan menghadirkan hiburan bagi masyarakat.

Suasana kegiatan pun berlangsung cukup cair karena diselingi dialog dan candaan bersama warga.

Namun, di balik suasana tersebut, perhatian utama tetap diarahkan pada kondisi masyarakat terdampak dan kebutuhan mereka setelah bencana.

Dorong Dukungan bagi UMKM

Dalam pidatonya, Bambang Suryadi juga menyinggung dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM.

Ia menyampaikan informasi mengenai penurunan bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi 6 persen dari sebelumnya 12 persen.

Bambang juga menyebut adanya kemudahan pinjaman hingga Rp100 juta tanpa agunan.

Baca Juga:  Tama Tuka Ine, Filosofi Kematian Masyarakat Ndora

“Terus KUR pinjam sampai Rp100 juta tanpa agunan,” katanya.

Menurutnya, dukungan pembiayaan tersebut dapat menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap masyarakat yang ingin mengembangkan usaha.

Kunjungan Jadi Momentum Serap Aspirasi

Kehadiran Bambang Suryadi bersama tim bantuan kemanusiaan PT Dharma Laut tidak hanya membawa bantuan logistik bagi warga terdampak.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk melihat langsung kondisi masyarakat dan menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di lapangan.

Dari persoalan bantuan kemanusiaan, kebutuhan anak-anak, rumah bagi masyarakat terdampak, hingga kondisi pelabuhan menjadi bagian dari persoalan yang mendapat perhatian.

Sebanyak 12 truk bantuan yang dibawa ke Nagekeo menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap warga Desa Marapokot, Tonggurambang, dan Nanga Dhero.

Sementara itu, penyerahan bantuan yang dilakukan secara simbolis menjadi langkah awal sebelum proses distribusi kepada masyarakat dilakukan melalui panitia dari ketiga desa.

Bambang Suryadi menegaskan komitmennya untuk membawa aspirasi masyarakat Nagekeo ke pemerintah dan lembaga terkait, khususnya menyangkut kebutuhan mendesak yang harus segera mendapat perhatian. (Sadarudin Pua Mbusa)

Redaksi/Editor: Sentralmedia.id

SHARE:

Advertisement

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

spot_img

BERITA TERBARU

spot_img
spot_img

ARTIKEL POPULER