JAKARTA,Jumat 4 Agustus 2026 SENTRAL MEDIA – Nama Dewi Perssik sudah lama menghiasi perjalanan industri hiburan Indonesia. Penyanyi dangdut kelahiran Jember, Jawa Timur, itu tidak hanya berkarier sebagai penyanyi, tetapi juga menekuni dunia akting, menjadi presenter, dan menjalankan bisnis.
Perjalanan Dewi Perssik di dunia hiburan tidak berlangsung dalam waktu singkat. Ia mengawali karier melalui panggung dangdut, kemudian memperluas kiprahnya ke dunia akting dan televisi. Seiring perjalanan tersebut, masyarakat semakin mengenal namanya dan mengikuti berbagai aktivitasnya.
Berawal dari Dunia Dangdut
Masyarakat mengenal Dewi Perssik sebagai salah satu penyanyi dangdut Indonesia. Ia menggunakan nama profesional Dewi Perssik, sedangkan sejumlah sumber mencatat nama lengkapnya sebagai Dewi Murya Agung.
Perempuan kelahiran Jember itu membangun popularitas melalui dunia musik dangdut. Karakter vokal, penampilan panggung, serta gaya yang menjadi ciri khasnya membuat masyarakat semakin mudah mengenali sosoknya.
Popularitas dari panggung dangdut kemudian membuka jalan bagi Dewi Perssik untuk memasuki dunia televisi dan akting.
Menurut catatan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jawa Timur, Dewi Perssik lahir di Jember pada 18 Desember 1985. Sumber tersebut juga mencatat bahwa kariernya semakin melejit setelah ia membintangi sinetron Mimpi Manis pada 2006.
Mimpi Manis Membuka Jalan ke Dunia Akting
Tahun 2006 menjadi salah satu periode penting dalam perjalanan karier Dewi Perssik. Pada tahun tersebut, ia mendapat kesempatan membintangi sinetron Mimpi Manis.
Sinetron produksi MD Entertainment itu memperkenalkan Dewi Perssik kepada penonton televisi melalui karakter Lilis. Peran tersebut sekaligus memperluas kiprahnya yang sebelumnya lebih dikenal melalui dunia dangdut.
MD Entertainment mencatat Mimpi Manis pertama kali hadir pada 2006. Pada tahun yang sama, Dewi Perssik juga merilis lagu berjudul sama. Lagu tersebut menjadi bagian penting dari sinetron Mimpi Manis.
Perannya dalam Mimpi Manis membuat popularitas Dewi Perssik semakin luas. Ia kemudian tidak hanya tampil sebagai penyanyi, tetapi juga menunjukkan kemampuannya sebagai entertainer di berbagai bidang.
Liputan6 turut mencatat Mimpi Manis sebagai debut Dewi Perssik di dunia sinetron. Sinetron tersebut tayang di SCTV pada 2006. Dewi Perssik juga mengisi soundtrack dengan lagu-lagu dangdut yang ia bawakan.
Dari Penyanyi hingga Pemeran
Setelah tampil dalam Mimpi Manis, Dewi Perssik terus mengembangkan kariernya di industri hiburan.
Ia kemudian tampil dalam sejumlah produksi televisi dan film. Langkah tersebut membuat perjalanan kariernya tidak berhenti pada dunia tarik suara.
Dewi Perssik membangun karier melalui berbagai medium. Panggung musik menjadi salah satu dasar popularitasnya. Sementara itu, televisi dan film memperluas jangkauan dirinya sebagai figur publik.
Dalam perjalanan berikutnya, Dewi Perssik juga menekuni pekerjaan sebagai presenter. Detik mencatat ia pernah menjadi salah satu pembawa acara Pagi-Pagi Ambyar bersama Nassar dan Caren Delano.
Kehidupan Pribadi Tak Lepas dari Perhatian Publik
Popularitas membuat kehidupan pribadi Dewi Perssik ikut menarik perhatian masyarakat.
Pernikahan, hubungan asmara, keluarga, hingga berbagai persoalan yang muncul di ruang publik kerap masuk dalam pemberitaan media.
Salah satu hubungan yang pernah menjadi perhatian publik adalah pernikahannya dengan Aldi Taher. Dalam pemberitaan Kompas.com pada 2020, Aldi Taher menegaskan bahwa ia menikah dengan Dewi Perssik pada 2008 secara resmi menurut hukum negara.
Dewi Perssik juga memiliki anak angkat bernama Felice Gabriel. Kompas.com melaporkan bahwa Gabriel menjadi anak angkat Dewi Perssik sejak 2007. Dalam sejumlah kesempatan, Dewi mengungkapkan kebanggaannya terhadap pendidikan dan perkembangan Gabriel.
Kehidupan keluarga kemudian menjadi salah satu sisi lain dari sosok Dewi Perssik yang mendapat perhatian publik.
Tetap Bertahan di Tengah Kritik
Popularitas seorang artis sering berjalan beriringan dengan kritik. Dewi Perssik pun menghadapi kondisi tersebut sepanjang perjalanan kariernya.
Gaya penampilannya di panggung maupun pernyataannya di depan publik beberapa kali memunculkan perdebatan. Meski demikian, Dewi Perssik tetap menjalankan aktivitasnya di industri hiburan.
Pada 2024, misalnya, ia berbicara mengenai hujatan yang diterimanya melalui media sosial. Kepada detikcom, Dewi mengatakan bahwa dirinya berusaha tidak terlalu memikirkan komentar negatif dari orang lain.
Pengalaman tersebut memperlihatkan sisi lain kehidupan seorang figur publik. Popularitas membawa perhatian besar, tetapi pada saat yang sama seorang artis juga harus menghadapi komentar, kritik, dan berbagai persoalan di ruang digital.
Karier Terus Berkembang
Dewi Perssik tidak hanya mengandalkan pekerjaan sebagai penyanyi dan pemain sinetron. Ia juga mencoba mengembangkan aktivitas di bidang lain.
Salah satunya melalui bisnis kuliner. DetikFood mencatat Dewi Perssik pernah merambah bisnis makanan melalui restoran dan gerai rice bowl.
Selain dunia bisnis, pada 2026 Dewi Perssik kembali memperlihatkan perhatian terhadap pengembangan diri. DetikHot melaporkan bahwa ia sedang menjalani pendidikan di bidang psikologi.
Dewi mengatakan pilihannya mempelajari psikologi berkaitan dengan keinginannya untuk lebih mengenal diri sendiri dan demi anaknya.
Aktivitas tersebut menunjukkan bahwa perjalanan Dewi Perssik tidak berhenti ketika popularitasnya mencapai puncak. Ia terus mencoba menjalani berbagai kegiatan di luar rutinitas sebagai entertainer.
Bukan Sekadar Nama Besar
Dari Jember, Dewi Perssik membangun perjalanan panjang di industri hiburan Indonesia. Dunia dangdut menjadi salah satu pintu masuknya. Setelah itu, televisi, sinetron, film, pekerjaan sebagai presenter, hingga bisnis ikut mewarnai perjalanan kariernya.
Mimpi Manis pada 2006 menjadi salah satu tonggak penting yang memperluas popularitas Dewi Perssik. Setelah itu, berbagai aktivitas membuat namanya terus muncul dalam pemberitaan hiburan dari tahun ke tahun.
Namun, perjalanan tersebut juga menunjukkan bahwa kehidupan seorang figur publik tidak hanya berbicara tentang popularitas. Kritik, persoalan pribadi, pemberitaan media, dan komentar masyarakat menjadi bagian dari kehidupan artis yang terus berada di ruang publik.
Kini, Dewi Perssik tetap menjalani berbagai aktivitasnya. Selain dunia hiburan, ia juga memperhatikan pendidikan dan kegiatan lain yang menjadi bagian dari kehidupannya.
Perjalanan panjang tersebut membuat masyarakat tidak hanya mengenal Dewi Perssik sebagai penyanyi dangdut. Ia berkembang menjadi figur hiburan Indonesia yang mampu melewati berbagai fase dalam perjalanan kariernya.
Dari panggung dangdut hingga televisi, dari dunia akting hingga pendidikan, kisah Dewi Perssik menunjukkan perjalanan seorang artis yang terus mencari ruang untuk berkembang di tengah sorotan publik.
Penulis : Sadarudin Pua Mbusa
Editor : Sentralmedia.id





