BANDAR LAMPUNG, Jumat 4 Agustus 2026 SENTRAL MEDIA – Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat komitmen mempercepat penanggulangan dan eliminasi tuberkulosis (TB) melalui pemanfaatan teknologi digital serta kolaborasi lintas sektor.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui peluncuran Website Peduli TB Lampung dan pembentukan Koalisi Organisasi Profesi Indonesia (KOPI) TB se-Provinsi Lampung Tahun 2026.
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P(K), menghadiri langsung kegiatan tersebut. Pemerintah kabupaten/kota, perangkat daerah, organisasi profesi, serta berbagai pemangku kepentingan juga mengikuti kegiatan tersebut.
Kegiatan berlangsung di Emersia Hotel & Resort, Kota Bandar Lampung, pada Jumat, 4 September 2026.
Pemkab Pesisir Barat Turut Mendukung
Dari Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Pesisir Barat, Ir. Armand Achyuni, menghadiri kegiatan tersebut bersama sejumlah kepala perangkat daerah.
Mereka antara lain Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian, M. Belly Oscar, S.H., M.H.; Kepala Dinas Kesehatan, Septono, S.K.M., M.M.; serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPPAKB), Irhamudin, S.K.M.
Sejumlah perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan program penanggulangan TB di daerah.
Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor. Pemerintah berharap kolaborasi tersebut mampu meningkatkan deteksi dini, penemuan kasus, serta penanganan TB secara terpadu di seluruh wilayah Provinsi Lampung.
Jihan Nurlela Dorong Percepatan Eliminasi TB
Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menegaskan bahwa penanggulangan TB bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan. Menurutnya, seluruh pemangku kepentingan perlu terlibat dalam upaya tersebut.
Ia menjelaskan bahwa TB juga berdampak terhadap produktivitas masyarakat karena proses pengobatannya membutuhkan waktu cukup panjang. Karena itu, pemerintah perlu mempercepat penemuan dan penanganan kasus untuk mengejar target eliminasi TB pada 2030.
“Penanggulangan tuberkulosis bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan produktivitas masyarakat. Percepatan eliminasi TB harus menjadi komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.
Website Peduli TB Lampung Diluncurkan
Salah satu inovasi dalam kegiatan tersebut berupa Website Peduli TB Lampung. Pemerintah Provinsi Lampung mengembangkan platform digital tersebut bersama Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI).
Website tersebut menyediakan sarana skrining awal untuk membantu masyarakat mengenali gejala maupun risiko TB dengan lebih mudah.
Melalui platform itu, masyarakat diharapkan semakin sadar pentingnya melakukan pemeriksaan ketika mengalami gejala atau memiliki faktor risiko TB.
Pemerintah juga berharap teknologi digital dapat memperluas jangkauan deteksi dini sekaligus mendukung percepatan penemuan kasus TB di seluruh wilayah Provinsi Lampung.
KOPI TB Perkuat Kolaborasi Organisasi Profesi
Selain meluncurkan Website Peduli TB Lampung, kegiatan tersebut juga merangkaikan pembentukan KOPI TB se-Provinsi Lampung Tahun 2026.
KOPI TB diharapkan menjadi wadah kolaborasi berbagai organisasi profesi untuk memperkuat penanggulangan TB. Kolaborasi tersebut mencakup edukasi dan sosialisasi, deteksi dini, penemuan kasus, pendampingan pengobatan, hingga penguatan jejaring layanan kesehatan.
Kolaborasi lintas profesi menjadi bagian penting dalam memastikan pemerintah dan pemangku kepentingan menangani TB secara terpadu dan berkelanjutan.
Sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, organisasi profesi, kader, serta masyarakat juga menjadi faktor penting dalam mempercepat pencapaian target eliminasi TB.
Pesisir Barat Dukung Program Eliminasi TB
Keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dalam kegiatan tersebut menunjukkan dukungan terhadap penguatan program penanggulangan TB di Provinsi Lampung.
Melalui perangkat daerah terkait, Pemkab Pesisir Barat terus mendorong koordinasi lintas sektor untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan memperluas deteksi dini.
Pemkab Pesisir Barat juga mendorong akses pemeriksaan dan pengobatan bagi masyarakat yang terindikasi TB.
Upaya tersebut sejalan dengan target nasional eliminasi TB pada 2030. Pemerintah berharap penguatan kolaborasi, pemanfaatan teknologi digital, serta keterlibatan seluruh pemangku kepentingan dapat membuat penanggulangan TB semakin efektif dan menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat berkomitmen terus mendukung berbagai program Pemerintah Provinsi Lampung untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sehat sekaligus mempercepat eliminasi tuberkulosis di daerah. (Amsiruddin)
Editor : Sentralmedia.id





