JAKARTA, Selasa(4/8/2026) Sentral Media – Pakar Hukum Internasional sekaligus ekonom, Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H., menilai aksi demonstrasi merupakan bagian dari ruang komunikasi antara rakyat dan pemerintah dalam sistem demokrasi.
Menurutnya, pemerintah tidak perlu takut menghadapi aksi demo besar selama masyarakat menyampaikan aspirasi secara damai dan tertib.
Prof. Sutan Nasomal menyampaikan pandangan tersebut saat menjawab pertanyaan sejumlah pemimpin redaksi media luar negeri melalui sambungan telepon selulernya dari Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka, Jakarta, Senin (3/8/2026).
“Keterbukaan komunikasi rakyat melalui demo damai merupakan bukti komunikasi yang terbuka dan selaras. Di sinilah ruang kebaikan komunikasi antara rakyat dan pemerintah semakin sehat terbentuk,” ujar Prof. Dr. Sutan Nasomal.
Demo Menjadi Ruang Penyampaian Aspirasi Rakyat
Prof. Sutan Nasomal menjelaskan bahwa aksi demonstrasi yang menyampaikan kritik dan aspirasi mampu membangun komunikasi yang sehat antara masyarakat dan pemerintah.
Menurutnya, suara rakyat menjadi bagian penting dalam kehidupan demokrasi. Karena itu, pemerintah harus mendengar berbagai masukan dari masyarakat sebagai bahan evaluasi dalam menjalankan roda pemerintahan.
Ia menilai aksi demo yang berlangsung pada Agustus 2026 mencerminkan kepedulian generasi muda terhadap masa depan bangsa.
“Semangat anak-anak muda Indonesia yang menyampaikan aspirasi merupakan bentuk cinta kepada Indonesia. Pemerintah perlu membuka ruang dialog dan mendengarkan suara rakyat dengan bijaksana,” katanya.
Pemerintah Harus Bijaksana Mendengar Suara Rakyat
Prof. Sutan Nasomal menegaskan bahwa rakyat dan pemerintah harus terus membangun komunikasi yang dewasa.
Menurutnya, mendengarkan suara rakyat merupakan tanggung jawab pemerintah, mulai dari tingkat daerah hingga pemerintah pusat.
“Rakyat memilih pemerintah melalui pesta demokrasi. Setelah menerima amanah, pemerintah harus bersikap bijaksana dan rendah hati untuk mendengar suara masyarakat. Setelah itu, pemerintah dan rakyat dapat mencari solusi serta membangun kesepakatan bersama,” ujar Prof. Sutan.
Ia menilai pemerintah yang terbuka terhadap kritik akan lebih mudah membangun kepercayaan masyarakat.
Sebaliknya, pemerintah tidak seharusnya alergi terhadap kritik maupun aksi damai yang masyarakat sampaikan sebagai bagian dari kebebasan berpendapat.
Tuntutan Masyarakat Dinilai Masih Wajar
Prof. Sutan Nasomal menilai berbagai tuntutan masyarakat saat ini masih berada dalam batas yang wajar.
Menurutnya, masyarakat berhak menyampaikan aspirasi mengenai pemulihan ekonomi, stabilitas politik, serta penguatan supremasi sipil.
Selain itu, masyarakat juga berharap pemerintah memperbanyak lapangan kerja, menjaga ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), memastikan stok sembako tetap aman, serta meningkatkan daya beli masyarakat.
“Kalau masyarakat menginginkan negara mendengar dan melaksanakan aspirasi mereka, lalu terjadi demo besar karena besarnya dukungan massa, apa yang salah? Pemerintah tidak perlu takut terhadap aksi demo rakyat,” tegasnya.
Apresiasi Langkah Pemerintah Berantas Korupsi
Di sisi lain, Prof. Sutan Nasomal menilai pemerintah bersama Presiden RI Prabowo Subianto mampu menghadapi berbagai tantangan, termasuk dampak perang global terhadap perekonomian.
Ia juga mengapresiasi langkah pemerintah dalam memberantas korupsi dan membenahi berbagai lembaga penegak hukum.
Menurutnya, pemerintah terus menjalankan pembangunan nasional sesuai program kerja yang telah ditetapkan. Namun, pemerintah juga harus menjaga komunikasi yang baik dengan masyarakat agar setiap kebijakan memperoleh dukungan publik.
Pemerintah Diminta Perhatikan Kondisi Ekonomi Rakyat
Prof. Sutan Nasomal mengingatkan pemerintah agar memperhatikan kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.
Menurutnya, pemerintah tidak hanya perlu memperhatikan anak-anak yang menempuh pendidikan, tetapi juga harus memperkuat kondisi ekonomi keluarga mereka.
“Pemerintah perlu memperhatikan bukan hanya anak-anak yang bersekolah, tetapi juga keluarga mereka. Orang tua membutuhkan pekerjaan dan penghasilan yang layak agar mampu memenuhi kebutuhan keluarganya,” ujarnya.
Prof. Sutan Nasomal berharap pemerintah terus mengambil kebijakan yang bijaksana, terbuka, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.
Narasumber:
Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H.
Pakar Hukum Internasional
Ekonom
Presiden Partai Oposisi Merdeka
Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAPAMID)
Rektor Universitas Profesor Sutan Nasomal
Editor/Redaksi : Sentral Media





