More

    Dinas PK Nagekeo Terima Buku Kamus Bahasa Mbay Hasil Pendokumentasian Bahasa Daerah

    Buku Kamus Bahasa Mbay diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai bahan referensi kebahasaan serta pendukung berbagai kegiatan pendidikan dan kebudayaan di Kabupaten Nagekeo.

    Nagekeo, Sentralmedia.id – Pemerintah Kabupaten Nagekeo melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK), khususnya Bidang Kebudayaan, terus menunjukkan komitmen dalam pelestarian bahasa dan budaya daerah.

    Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut adalah penerimaan Buku Kamus Bahasa Mbay yang disusun sebagai upaya pendokumentasian dan pelestarian bahasa daerah masyarakat Nagekeo.

    Buku Kamus Bahasa Mbay merupakan hasil kegiatan yang didukung pendanaan oleh Dinas PK Bidang Kebudayaan Kabupaten Nagekeo dan dilaksanakan melalui kemitraan dengan Dimensi Indonesia.

    Penyerahan buku dilakukan secara resmi oleh penulis kepada perwakilan Dinas PK Bidang Kebudayaan Kabupaten Nagekeo sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan program sekaligus penyerahan hasil kegiatan kepada pemerintah daerah.

    Penyusunan kamus ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan dokumentasi Bahasa Mbay yang selama ini belum tersusun secara sistematis dan komprehensif.

    Bahasa Mbay merupakan salah satu bahasa daerah yang hidup dan digunakan oleh masyarakat Nagekeo, serta memiliki nilai penting sebagai identitas budaya dan warisan yang perlu dijaga keberlangsungannya di tengah perkembangan zaman.

    Buku Kamus Bahasa Mbay disusun oleh Muh. Amin Daeng Matiro, penulis dan peneliti budaya yang selama ini aktif melakukan riset, pendokumentasian bahasa, serta pengkajian kearifan lokal masyarakat Nagekeo.

    Melalui proses penelitian dan pengumpulan data yang dilakukan secara berkelanjutan, kamus ini diharapkan mampu menjadi sumber rujukan kebahasaan yang dapat digunakan oleh berbagai kalangan, termasuk pelajar, pendidik, peneliti, serta masyarakat umum.

    Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nagekeo, Wili Lasa, menyampaikan apresiasi atas tersusunnya Buku Kamus Bahasa Mbay.

    Menurutnya, dukungan pemerintah daerah terhadap penyusunan kamus ini merupakan bentuk tanggung jawab dalam melestarikan bahasa dan budaya lokal sebagai bagian dari identitas daerah.

    Baca Juga:  Warga Desa Maropokot Kesulitan Air Bersih

    Pemerintah Kabupaten Nagekeo melalui Dinas PK Bidang Kebudayaan berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan pelestarian bahasa daerah, baik melalui pendokumentasian, pengembangan bahan ajar, maupun pelaksanaan program kebudayaan yang melibatkan masyarakat.

    Buku Kamus Bahasa Mbay diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai bahan referensi kebahasaan serta pendukung berbagai kegiatan pendidikan dan kebudayaan di Kabupaten Nagekeo.

    Melalui penerimaan buku ini, Pemerintah Kabupaten Nagekeo berharap terbangun sinergi yang berkelanjutan antara penulis, masyarakat adat, dan pemerintah daerah dalam menjaga dan melestarikan Bahasa Mbay agar tetap hidup, dikenal, dan diwariskan kepada generasi mendatang sebagai bagian tak terpisahkan dari kekayaan budaya Kabupaten Nagekeo.

    (Tred/Sentralmedia.id)

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    BERITA TERBARU

    ARTIKEL POPULER