More

    Pusat Dan Daerah Perlu Kerja Sama Demi Masyarakat Lampung

    Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan kolaborasi lintas pemerintahan guna mendorong kesejahteraan masyarakat dan menjaga stabilitas daerah.

    Sentralmedia.id, Lampung – Ketua MPR RI Ahmad Muzani bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan komitmen untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam acara Halal Bihalal yang digelar di Mahan Agung, Rabu malam (1/4/2026).

    Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan kolaborasi lintas pemerintahan guna mendorong kesejahteraan masyarakat dan menjaga stabilitas daerah. Pihak yang terlibat adalah unsur pemerintah pusat dan pemerintah daerah, khususnya di Provinsi Lampung.

    Kegiatan ini berlangsung pada Rabu malam, 1 April 2026. Lokasi pelaksanaan bertempat di Mahan Agung, Bandar Lampung. Alasan utama adalah untuk menghadapi tantangan ekonomi global yang turut berdampak hingga ke tingkat daerah. Upaya yang dilakukan melalui implementasi berbagai program strategis yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

    Dalam sambutannya, Ahmad Muzani menegaskan pentingnya kolaborasi yang berkelanjutan antara pusat dan daerah. “Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah harus terus diperkuat agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

    Sementara itu, Rahmat Mirzani Djausal menyatakan kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung penuh kebijakan nasional yang berpihak kepada rakyat. “Kami di daerah akan memastikan program-program pemerintah pusat berjalan efektif dan tepat sasaran, khususnya untuk masyarakat Lampung,” katanya.

    Sejumlah kebijakan nasional yang telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat Lampung antara lain kenaikan harga komoditas pertanian, khususnya singkong dari Rp400–Rp500 per kilogram menjadi sekitar Rp900 per kilogram, sehingga meningkatkan pendapatan sekitar 1,5 juta kepala keluarga petani.

    Selain itu, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjangkau sekitar 2,3 juta anak dan turut menggerakkan perekonomian keluarga. Pemerintah juga membebaskan biaya komite SMA bagi 330 ribu siswa, yang mampu menghemat pengeluaran orang tua hingga sekitar Rp500 ribu per bulan.

    Baca Juga:  Prabowo Sebut Uang Rp31,3 Triliun Bisa Bedah 500 Ribu Rumah

    Di sektor infrastruktur dan pertanian, pemerintah mengalokasikan hampir Rp1,5 triliun untuk perbaikan jalan provinsi serta mendistribusikan pupuk organik cair bagi satu juta hektare lahan pertanian.

    Menutup pernyataannya, Ahmad Muzani menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dijalankan, tetapi dari sejauh mana manfaatnya dirasakan oleh masyarakat.

    “Pembangunan yang berhasil adalah ketika negara benar-benar hadir dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    BERITA TERBARU

    ARTIKEL POPULER