Sentralmedia.id, Nagekeo – Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII tingkat Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, berlangsung meriah dan penuh nuansa toleransi, Rabu (15/4/2026).
Kegiatan diawali dengan penyambutan rombongan kafilah peserta di halaman Gereja Katolik Paroki Yesus Kerahiman Ilahi Aeramo oleh Pastor Paroki, Pater Charles, OFM.
Rombongan kafilah yang berasal dari 12 masjid tersebut disambut secara adat melalui prosesi pengalungan oleh panitia pelaksana sebelum menuju lokasi kegiatan di lapangan Desa Aeramo.
Momen ini menjadi simbol kuat kerukunan antarumat beragama yang terus terjaga di tengah masyarakat. Kebersamaan tidak hanya terlihat dalam seremoni, tetapi juga melalui keterlibatan lintas agama dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
MTQ tingkat Kecamatan Aesesa tahun ini diikuti oleh 12 masjid, di antaranya Masjid Nurul Jihad Aeramo, Masjid Nurrahman Nangadhero, Masjid Attaqwa Marapokot, Masjid Mujahidin Tonggurambang, Masjid Nurul Islam Nila, Masjid Al-Ikhlas Aloripit, Masjid Agung Baiturrahman Mbay Alorongga, Masjid Annahda Kajulaki, Masjid Al Muhajirin Waekokak, Masjid Babussalam Danga, Masjid Nurul Islam Kolikapa, dan Masjid Nurul Yakin Mbay Dam.
Keterlibatan umat Kristiani di Desa Aeramo sebagai panitia pelaksana menjadi bukti nyata toleransi yang terjalin baik. Hal ini memperkuat semangat kebersamaan dalam mendukung kegiatan keagamaan.
Ketua Panitia MTQ VIII Kecamatan Aesesa, Dominikus Biu Dore, dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada seluruh rombongan kafilah.
“Melalui MTQ VIII kita kokohkan komitmen keimanan dan keagamaan sebagai umat yang religius dan berbudaya serta memperkuat harmoni antarumat beragama,” ujarnya.

