spot_img

Pantai Indonesia, Aset Ekonomi yang Perlu Dioptimalkan

Pantai Indonesia sebagai kekuatan sektor pariwisata, pendidikan lingkungan, dan penggerak ekonomi masyarakat pesisir

Sukabumi, Sentralmedia.id – Pantai Indonesia termasuk terpanjang di dunia, terbentang sepanjang daratan, membujur melingkari pulau-pulau yang terhampar di lautan Nusantara. Potensi tersebut dinilai belum sepenuhnya dimanfaatkan sebagai kekuatan sektor pariwisata, pendidikan lingkungan, dan penggerak ekonomi masyarakat pesisir.

Dalam pandangannya, Prof. Dr. Sutan Nasomal, SH., MH., menyampaikan harapan agar Presiden Prabowo Subianto mendorong sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam membangun serta merawat kawasan pantai di seluruh Indonesia. Menurutnya, pembangunan kawasan pantai seharusnya menjadi program nasional yang melibatkan kementerian, pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota.

Ia berpendapat bahwa pantai tidak hanya berfungsi sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai ruang edukasi, rekreasi keluarga, dan sarana untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap alam Indonesia. Karena itu, kawasan pantai dinilai perlu ditata dengan konsep yang ramah keluarga, menyediakan ruang bermain anak, taman tematik, pencahayaan yang memadai, serta fasilitas umum seperti toilet yang bersih dan mudah dijangkau.

Menurut Prof. Sutan Nasomal, penataan pantai juga dapat diperkaya dengan sentuhan seni, seperti ornamen berbentuk flora dan fauna, bangunan tematik, hingga ruang pertunjukan budaya yang mampu memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan.

Ia menilai, apabila pengelolaan pantai dilakukan secara serius, maka dampaknya tidak hanya meningkatkan daya tarik wisata domestik dan mancanegara, tetapi juga membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir, dan memperkuat pendapatan asli daerah (PAD).

Sebagai contoh, Prof. Sutan Nasomal menyoroti kawasan Pantai Pelabuhan Ratu di Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, kawasan tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan sekaligus model penataan pantai nasional. Ia berharap Pemerintah Kabupaten Sukabumi dapat terus melakukan pembenahan infrastruktur, fasilitas publik, dan penataan kawasan sehingga menjadi contoh bagi daerah lain.

Baca Juga:  Ketua Umum ISNU Maluku Ajak Pemuda Kota Tual Perkuat Peran Strategis Jelang Konperwil Ansor

Selain itu, ia juga mengusulkan agar setiap peringatan hari besar nasional diisi dengan kegiatan seni, budaya, olahraga, maupun edukasi lingkungan yang dipusatkan di kawasan pantai. Menurutnya, langkah tersebut dapat memperkuat rasa cinta tanah air sekaligus meningkatkan kunjungan wisata.

Prof. Sutan Nasomal berpandangan bahwa kepala daerah memiliki peran strategis dalam menjaga kelestarian pantai. Ia mengingatkan agar kawasan pesisir tidak dibiarkan menjadi kumuh, rusak, atau kehilangan daya tarik akibat kurangnya perhatian terhadap aspek kebersihan, konservasi, dan penataan.

Gagasan tersebut merupakan sebuah ajakan agar potensi pantai Indonesia tidak hanya dipandang sebagai kekayaan alam semata, melainkan sebagai aset pembangunan yang mampu memberikan manfaat ekonomi, sosial, pendidikan, dan lingkungan apabila dikelola secara berkelanjutan melalui kolaborasi pemerintah dan masyarakat.(Red/Sdn)

Narasumber : Prof DR Sutan Nasomal SH,MH
Pakar Hukum Internasional, Ekonom Nasional Presiden Partai Oposisi Merdeka Ketua Umum YPLBH Profesor Doktor Sutan Nasomal SH MH Ketua Umum Peekumpulan Advokat Muda Indonesia Association Of Young Indonesian Advocate Ketua Umum YPP /Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS.

SHARE:

Advertisement

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

spot_img

BERITA TERBARU

spot_img
spot_img

ARTIKEL POPULER