Kupang, Sentralmedia.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menunjukkan dampak positif bagi peserta didik di SMP dan SMA Swasta Nesi Neonmat, Kota Kupang. Sejak dilaksanakan pada Agustus 2025, penyaluran makanan bergizi gratis di sekolah yang berlokasi di Jalan Ratu Jelita, Kecamatan Kelapa Lima, ini berjalan tertib, lancar, dan merata tanpa kendala berarti.
Setiap hari penyaluran, para siswa tampak antusias menerima dan menikmati makanan yang telah disiapkan. Program ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan peserta didik, sekaligus mendukung proses belajar mengajar agar lebih optimal dan efektif.
Pihak sekolah menjelaskan bahwa mekanisme pembagian dilakukan secara teratur dengan memperhatikan jumlah kehadiran siswa setiap harinya. Karena tingkat kehadiran yang bervariasi, sistem distribusi dibuat fleksibel agar seluruh porsi makanan dapat dimanfaatkan secara maksimal dan tidak terbuang.
Menu makanan yang dibagikan telah disesuaikan dengan standar gizi seimbang, meliputi sumber karbohidrat seperti nasi atau umbi-umbian, protein hewani dan nabati, serta sayur dan buah yang mengandung vitamin dan mineral. Dengan komposisi tersebut, kebutuhan nutrisi harian siswa diharapkan dapat terpenuhi, terutama bagi mereka yang tidak sempat sarapan sebelum berangkat ke sekolah.
Kepala sekolah menyebutkan bahwa untuk jenjang SMA jumlah penerima MBG mencapai lebih dari 100 siswa, sedangkan pada jenjang SMP sekitar 80 siswa. Total porsi makanan yang diterima sekolah saat ini sebanyak 190 porsi pada setiap jadwal penyaluran.
“Karena tingkat kehadiran siswa di sekolah ini sangat bervariasi, pembagian dilakukan menyesuaikan kondisi di lapangan. Ada siswa yang mengambil satu porsi, dan ada pula yang bisa mendapatkan tambahan sesuai ketersediaan,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa program MBG sangat membantu meringankan beban orang tua, terutama bagi keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas. Selain itu, siswa yang datang ke sekolah tanpa sarapan tetap dapat mengikuti kegiatan belajar dengan kondisi fisik yang lebih prima.
Sementara itu, Ella Babis, guru sekaligus relawan di sekolah tersebut, menyampaikan apresiasinya terhadap program ini. Menurutnya, MBG memberikan dampak nyata terhadap konsentrasi dan semangat belajar siswa.
“Program ini sangat membantu anak-anak, terutama yang kurang mampu atau yang tidak sempat makan di rumah. Dengan adanya MBG, mereka bisa belajar dengan lebih fokus,” ujarnya.
Pihak sekolah berharap program Makan Bergizi Gratis dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah di Kota Kupang, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh para peserta didik.
Dengan penyaluran yang konsisten dan pengawasan yang baik, program MBG di SMP dan SMA Swasta Nesi Neonmat menjadi salah satu upaya nyata dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui pemenuhan kebutuhan gizi siswa.
(Ered/Sentralmedia.id)

