Penetapan kepengurusan baru ini menjadi momentum penting dalam upaya memperkuat peran DMI Nagekeo sebagai organisasi yang menaungi dan membina masjid-masjid di wilayah Kabupaten, baik dari sisi manajemen, pembinaan umat, maupun penguatan fungsi sosial kemasyarakatan.
Rapat pembentukan pengurus dipimpin langsung oleh mantan Ketua DMI Kabupaten Nagekeo, Drs. H. Ibrahim Yusuf, dengan didampingi Asrul Sani selaku sekretaris. Proses rapat berlangsung dengan penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan, mencerminkan komitmen bersama untuk melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi secara baik dan berkesinambungan.
Dalam sambutannya, H. Ibrahim Yusuf menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya pembentukan pengurus baru. Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses regenerasi kepemimpinan organisasi.
H. Ibrahim Yusuf berharap hadirnya pengurus baru mampu menjalankan program kerja organisasi secara lebih cepat, tepat sasaran, terjangkau, dan merata, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya umat Islam di Kabupaten Nagekeo.
Menurutnya, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh struktur organisasi, tetapi juga oleh rasa tanggung jawab dan kesungguhan pengurus dalam mengemban amanah. Ia menekankan bahwa peran DMI Nagekeo sangat strategis dalam mendukung kemajuan generasi umat Islam di masa depan.
“Masjid bukan hanya tempat ibadah semata, tetapi juga pusat peradaban umat. Di sanalah nilai-nilai sosial, pendidikan, dan kebersamaan umat dibangun. Karena itu, DMI memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan masjid berfungsi secara optimal,” ujarnya.
Secara khusus, H. Ibrahim Yusuf menyampaikan keyakinannya terhadap kemampuan Saiful Ismail Rena dalam memimpin DMI Nagekeo. Ia menilai, ketua terpilih memiliki kapasitas, pengalaman, dan komitmen yang kuat dalam memperjuangkan kemajuan Islam di Nagekeo.
“Saya yakin dengan kemampuan adik-adik semua, terlebih Ustadz Saiful Ismail Rena sebagai ketua. Kemampuan beliau tidak diragukan lagi. Selama ini beliau telah memberikan kontribusi besar bagi kemajuan umat. Saya percaya pengurus baru ini akan menjadi agen perubahan yang lebih baik bagi generasi Islam Nagekeo ke depan,” tegasnya.
Sementara itu, Asrul Sani selaku Sekretaris, menegaskan bahwa keberhasilan sangat bergantung pada peran aktif seluruh pengurus dan anggota organisasi. Ia menyebutkan bahwa DMI memiliki ruang kontribusi yang luas, baik dalam pembangunan fisik masjid maupun pembinaan kerohanian umat.
“Peran aktif anggota sangat berpengaruh dalam mendukung kemajuan umat, khususnya di bidang pembangunan infrastruktur masjid dan pembinaan kerohanian. Jika seluruh program dapat dilaksanakan dengan baik, maka pembangunan umat akan berjalan secara seimbang,” tuturnya.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru, diharapkan mampu memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat. Fokus utama diarahkan pada penguatan fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan umat.
Kepemimpinan Saiful Ismail Rena diharapkan dapat membawa semangat baru dalam menggerakkan program-program yang responsif terhadap kebutuhan umat, sekaligus menjawab tantangan perkembangan sosial dan keagamaan di Kabupaten Nagekeo.

