Sentralmedia.id, Garut – Komandan Distrik Militer (Dandim) 0611/Garut Andrik Fachrizal memberikan klarifikasi terkait beredarnya video viral di media sosial yang menyebut adanya oknum TNI menghalangi proses penangkapan pelaku penjualan obat terlarang di wilayah Kerkof, Jumat (10/4).
Dalam keterangannya di Markas Kodim 0611/Garut, ia menegaskan bahwa informasi yang beredar tersebut tidak benar dan berpotensi menyesatkan masyarakat. Ia memastikan tidak ada keterlibatan anggota TNI dalam upaya menghambat proses penegakan hukum.
“Perlu kami tegaskan, informasi dari salah satu akun media sosial tersebut tidak benar. Tidak ada satu pun anggota TNI, khususnya dari Kodim 0611/Garut, yang menghalangi proses penangkapan terkait penjualan obat terlarang,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa individu yang disebut dalam video tersebut bukan lagi bagian dari institusi TNI. Berdasarkan data yang telah diverifikasi, yang bersangkutan merupakan purnawirawan TNI yang telah pensiun sejak 1 Februari 2024.
Dengan demikian, segala tindakan yang dilakukan oleh individu tersebut tidak berada dalam tanggung jawab institusi TNI. Dandim menegaskan bahwa status purnawirawan tersebut telah dikonfirmasi melalui pemeriksaan internal yang dilakukan secara menyeluruh.
Selain itu, pihaknya juga memastikan telah melakukan penelusuran terhadap informasi yang beredar guna memastikan keakuratan data serta menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa TNI, khususnya Kodim 0611/Garut, berkomitmen untuk mendukung upaya penegakan hukum, termasuk dalam pemberantasan peredaran obat-obatan terlarang di wilayah Kabupaten Garut.
Menurutnya, tidak ada toleransi terhadap setiap bentuk pelanggaran hukum, terlebih yang berkaitan dengan peredaran narkotika yang dapat merusak generasi muda.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi kebenarannya serta bijak dalam menggunakan media sosial.
Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang berkembang sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi TNI agar tetap terjaga dengan baik.

