More

    Iran Siap Hadapi Kapal Serbu Amfibi AS di Timur Tengah

    Kapal serbu amfibi milik Amerika Serikat, USS Tripoli, dilaporkan telah tiba di kawasan Timur Tengah

    Sentralmedia.id, Jakarta – Kapal serbu amfibi milik Amerika Serikat, USS Tripoli, dilaporkan telah tiba di kawasan Timur Tengah pada Jumat (27/3/2026). Kedatangan kapal ini terjadi di tengah meningkatnya spekulasi mengenai kemungkinan pengerahan pasukan darat AS ke Iran.

    Mengutip AFP, Komando Pusat AS (Centcom) menyatakan bahwa kapal yang biasanya bermarkas di Jepang tersebut membawa sekitar 3.500 personel, terdiri dari Marinir dan awak kapal.

    Selain itu, USS Tripoli juga dilengkapi dengan berbagai perlengkapan militer, seperti pesawat angkut, pesawat tempur serang, serta perlengkapan operasi amfibi dan taktis. Dalam dokumentasi yang dirilis, terlihat sejumlah helikopter Seahawk berada di dek kapal.

    Tak hanya itu, terdapat pula pesawat Osprey yang umumnya digunakan untuk mengangkut personel, serta pesawat tempur F-35.

    Sementara itu, Pentagon disebut tengah menyusun rencana operasi darat di Iran yang diperkirakan berlangsung selama beberapa minggu. Operasi ini kemungkinan akan menargetkan Pulau Kharg dan wilayah pesisir di sekitar Selat Hormuz. Namun, hingga saat ini, Presiden AS Donald Trump belum memberikan persetujuan terkait pengerahan pasukan tersebut.

    Menurut laporan Washington Post yang mengutip sumber anonim, operasi darat tersebut tidak akan berupa invasi besar-besaran. Aksi militer diperkirakan hanya melibatkan pasukan operasi khusus dan infanteri dalam skala terbatas.

    Kedatangan USS Tripoli juga beriringan dengan pernyataan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, yang menyebut bahwa Amerika Serikat dapat mencapai tujuannya di Iran tanpa perlu mengirim pasukan darat.

    Meski demikian, sikap Presiden Donald Trump terkait rencana ini masih belum jelas selama beberapa pekan terakhir. Sejumlah media AS melaporkan bahwa ia tengah mempertimbangkan opsi untuk mengirim sedikitnya 10.000 tentara ke kawasan Timur Tengah dalam waktu dekat.

    Baca Juga:  Tiwi/Fadia Raih Medali Perunggu pada Kejuaraan BAC Asia 2026

    Di sisi lain, Iran dilaporkan telah meningkatkan kesiapsiagaan militernya, termasuk memperkuat sistem pertahanan serta memindahkan personel ke Pulau Kharg dalam beberapa minggu terakhir. Bahkan, Iran disebut telah memasang ranjau dan jebakan di sekitar pulau dan wilayah pesisirnya sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan pendaratan pasukan amfibi AS.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    BERITA TERBARU

    ARTIKEL POPULER