More

    Tiket Bus di Terminal Patria Blitar Mulai Naik Jelang Lebaran 2026

    Kenaikan tarif terjadi pada bus non ekonomi rute Blitar–Surabaya, sementara bus antarprovinsi diperkirakan menaikkan harga mendekati arus balik Lebaran.

    Blitar,Sentralmedia.id – Sejumlah perusahaan otobus yang melayani trayek antar kota dalam provinsi (AKDP) di Terminal Patria, Kota Blitar, Jawa Timur, mulai menaikkan tarif tiket bus kelas non ekonomi menjelang periode angkutan Lebaran 2026 pada Jumat (13/3/2026).

    Humas Terminal Patria, Heru Prasetyo, mengatakan kenaikan tarif terjadi pada bus kelas patas rute Blitar–Surabaya. Salah satunya pada layanan milik PO Harapan Jaya, yang menaikkan harga tiket dari Rp45.000 menjadi Rp65.000 atau sekitar 44,4 persen.

    Namun demikian, tidak semua perusahaan otobus menaikkan tarif pada periode yang sama. Menurut Heru, beberapa operator lain seperti PO Bagong hingga kini masih mempertahankan harga tiket sebelumnya dan kemungkinan baru akan melakukan penyesuaian setelah jumlah penumpang meningkat.

    Heru juga mengaku belum dapat memastikan apakah tarif perjalanan untuk rute Surabaya–Blitar mengalami kenaikan serupa.

    Rute Blitar–Surabaya melalui Pare, Kediri, dan Jombang selama ini menjadi jalur favorit masyarakat Blitar yang hendak bepergian ke Surabaya. Sementara itu, bus kelas ekonomi yang melayani rute Blitar–Surabaya melalui Malang hingga saat ini masih mempertahankan tarif normal.

    Di sisi lain, perusahaan otobus yang melayani trayek antar kota antar provinsi (AKAP) diperkirakan baru akan menaikkan harga tiket mendekati hari raya hingga sekitar dua pekan setelah Lebaran.

    Untuk rute Blitar–Jakarta, misalnya, kenaikan tarif dijadwalkan mulai berlaku pada 19 Maret 2026. Heru mencontohkan penyesuaian tarif yang dilakukan oleh PO Sinar Jaya dalam dua tahap.

    Pada tahap pertama, yakni periode 19–23 Maret 2026, tarif naik dari Rp320.000 menjadi Rp370.000 atau sekitar 15,6 persen. Selanjutnya pada periode 24–29 Maret 2026, tarif kembali meningkat hingga Rp600.000 atau sekitar 87,5 persen.

    Baca Juga:  Revitalisasi Bandara Tonggurambang Jadi Fondasi Transportasi Udara Nagekeo

    Menurut Heru, kenaikan tarif bus AKAP umumnya terjadi menjelang dan setelah arus balik Lebaran. Hal ini dinilai wajar karena pada masa arus mudik jumlah penumpang dari Blitar menuju kota-kota besar biasanya tidak mengalami peningkatan signifikan.

    Untuk rute Blitar–Denpasar, Bali, tarif juga mulai mengalami penyesuaian sejak 19 Maret hingga 5 April 2026. Harga tiket naik sekitar 60 persen dari Rp300.000 menjadi Rp480.000.

    Kenaikan juga berlaku untuk layanan kelas super eksekutif dengan kursi sleeper pada rute yang sama. Tarifnya meningkat dari Rp450.000 menjadi Rp700.000 atau sekitar 55 persen.

    Heru menyebutkan, kenaikan tarif pada rute Blitar–Denpasar diterapkan dengan nominal yang sama oleh PO MTrans dan PO Rana Jaya.

    Sebagai informasi, Terminal Patria Blitar merupakan salah satu terminal utama di jalur selatan Jawa Timur yang menjadi titik keberangkatan berbagai bus AKAP menuju sejumlah kota besar seperti Bali, Jakarta, hingga wilayah Sumatera.

    (Ered/Sentralmedia.id)

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    BERITA TERBARU

    ARTIKEL POPULER