Sentralmedia.id, Bandung – Kedutaan Besar Prancis di Indonesia bekerja sama dengan Fédération Française de Football (FFF) dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dalam memperkuat hubungan bilateral melalui pengembangan sepak bola putri di Indonesia.
Kolaborasi ini diwujudkan melalui program bertajuk Next Goal, yang berfokus pada peningkatan kualitas sepak bola perempuan, pemberdayaan generasi muda, penguatan kesetaraan gender, serta diplomasi olahraga dalam jangka panjang.
Program tersebut mulai dilaksanakan melalui kegiatan coaching clinic yang digelar di Stadion Persib, Sidolig, Bandung, pada Sabtu (11/4/2026). Kegiatan ini turut dihadiri pesepak bola asal Prancis yang memperkuat Persib Bandung, Layvin Kurzawa.
Anggota Komite Eksekutif PSSI, Vivin Cahyani, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut melibatkan 60 pelatih perempuan serta sekitar 400 pemain usia dini dari kelompok usia 8 hingga 14 tahun. Para peserta mendapatkan pelatihan langsung dari pelatih asal Prancis yang memiliki pengalaman membina pemain kelas dunia.
Materi pelatihan disampaikan oleh pelatih yang pernah menangani bintang sepak bola internasional, Kylian Mbappé, saat masih berada di akademi. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembinaan sejak usia dini di Indonesia.
Selain pelatihan di Bandung, program Next Goal juga akan berlanjut di Jakarta pada 14 April 2026 melalui kegiatan lokakarya yang membahas manajemen olahraga, khususnya dalam penyelenggaraan kompetisi sepak bola putri secara profesional dan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari program lanjutan, sebanyak 30 delegasi tim nasional junior Indonesia direncanakan akan mengikuti pelatihan di Clairefontaine, pusat pelatihan tim nasional Prancis. Di lokasi tersebut, para pemain tim nasional putri usia 17 Indonesia akan menjalani program latihan intensif selama satu minggu di bawah bimbingan pelatih Prancis.
Berdasarkan laporan Fédération Internationale de Football Association (FIFA), pengembangan sepak bola perempuan menjadi salah satu prioritas global, termasuk peningkatan partisipasi pemain, kualitas kompetisi, serta dukungan infrastruktur. Hal ini sejalan dengan tujuan program Next Goal yang ingin mempercepat pertumbuhan sepak bola putri di Indonesia.
Di Indonesia, minat terhadap sepak bola terus meningkat, namun perkembangan sepak bola perempuan masih menghadapi sejumlah kendala, seperti keterbatasan akses pelatihan, minimnya kompetisi berjenjang, serta kurangnya dukungan terhadap jalur karier profesional bagi atlet perempuan.
Kondisi serupa juga terjadi di berbagai negara lain, sehingga kerja sama internasional menjadi salah satu langkah strategis dalam mempercepat kemajuan sektor ini. Melalui kolaborasi dengan Prancis yang memiliki sistem pembinaan sepak bola yang maju, Indonesia diharapkan dapat mengadopsi praktik terbaik dalam pengembangan pemain muda.
Dengan adanya program ini, diharapkan sepak bola putri Indonesia dapat berkembang lebih pesat dan mampu bersaing di tingkat internasional, sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi atlet perempuan untuk meraih prestasi.

