spot_img

PKM PGSD FKIP Unpatti di Banda Perkuat Pendidikan dan Lingkungan

BANDA NEIRA-21/7/2026, Sentral Media – Universitas Pattimura (Unpatti) terus memperkuat perannya dalam mendukung pembangunan pendidikan di wilayah kepulauan. Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unpatti mengirimkan 75 mahasiswa dan 11 dosen ke Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah.

Program yang berlangsung pada 14 hingga 18 Juli 2026 tersebut menghadirkan berbagai kegiatan yang menyasar bidang pendidikan, lingkungan, budaya, dan penguatan karakter generasi muda. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga belajar langsung bersama masyarakat.

Pemerintah Kecamatan Banda menyambut positif kehadiran rombongan dosen dan mahasiswa Unpatti. Camat Banda, Dra. R.A. Handayani Hassannusi, menilai kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat memperkuat kualitas pendidikan di wilayah kepulauan.

Menurutnya, mahasiswa dan dosen mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat setempat. Kehadiran mereka juga membantu mengembangkan potensi daerah sebagai sumber pembelajaran.

Ketua Tim PKM, Dr. Samuel P. Ritiauw, M.Pd, menjelaskan bahwa program tahun ini mengusung pendekatan yang lebih luas. Tim tidak hanya mendukung proses belajar di sekolah, tetapi juga mengangkat nilai-nilai lokal Banda sebagai bagian dari pendidikan.

Mahasiswa memberikan bimbingan belajar kepada siswa sekolah dasar. Mereka juga mengunjungi sekolah-sekolah dan menggelar kampanye pencegahan perundungan melalui program “Aku Sahabatmu, Bukan Musuhmu.”

 Baca Juga : Tentang Olah Raga disini

Selain itu, tim mengadakan seminar pendidikan yang membahas konsep deep learning serta pemanfaatan potensi daerah dalam proses pembelajaran.

Tim PKM juga menjalankan gerakan Kalesang Banda. Program ini mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan melalui edukasi dan aksi nyata.

Baca Juga:  PETI Sumbar: Prof. Sutan Nasomal Desak Kapolri

Mahasiswa bersama warga melakukan berbagai kegiatan kebersihan lingkungan. Mereka juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kawasan kepulauan yang memiliki kekayaan alam dan sejarah.

Selain program lingkungan, tim menggelar Festival Seni PGSD 2026 dan Banda Heritage Learning Expedition. Kegiatan tersebut membantu peserta mengenal sejarah Banda sekaligus memperkuat kecintaan terhadap budaya dan identitas bangsa.

Wujud Nyata Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi

Dekan FKIP Unpatti, Prof. Dr. I.H. Wenno, M.Pd, menegaskan bahwa pengabdian masyarakat merupakan bagian penting dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Menurutnya, perguruan tinggi tidak cukup menjalankan pendidikan dan penelitian. Kampus juga harus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan manfaat yang nyata.

Ia menilai wilayah kepulauan seperti Banda memiliki potensi besar sebagai sumber belajar. Karena itu, keterlibatan mahasiswa dan dosen dalam kegiatan pengabdian perlu terus diperkuat.

Kolaborasi antara kampus, pemerintah daerah, sekolah, alumni, dan masyarakat menunjukkan bahwa pendidikan dapat menjadi penggerak pembangunan. Sinergi tersebut juga menghadirkan manfaat nyata bagi pengembangan pendidikan, pelestarian lingkungan, dan penguatan nilai sosial budaya di Kepulauan Banda.

Editor : Sentralmedia.id

SHARE:

Advertisement

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

spot_img

BERITA TERBARU

spot_img
spot_img

ARTIKEL POPULER