More
    spot_img

    Prof. Sutan Nasomal: Pahlawan Nasional TB. A. Basuni Dinilai Layak Mendapat Penghargaan Negara

    Jakarta, Sentralmedia.id  – Prof. Sutan Nasomal menyebut , Pahlawan Nasional TB. A. Basuni Dinilai Layak Mendapat Penghargaan Negara. Penghargaan terhadap jasa para pejuang kemerdekaan merupakan bentuk penghormatan bangsa kepada mereka yang telah berkorban demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Namun, hingga saat ini masih banyak tokoh pejuang yang belum memperoleh pengakuan yang layak, baik melalui penetapan sebagai pahlawan nasional maupun pengabadian nama mereka pada fasilitas publik dan sarana pemerintahan.

    Hal tersebut disampaikan oleh Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H., saat memberikan tanggapan kepada sejumlah pimpinan redaksi media cetak dan daring, baik nasional maupun internasional, di Jakarta, 8 Juni 2026. Ia menyatakan keprihatinannya karena masih terdapat banyak pejuang yang jasanya belum dikenal secara luas oleh masyarakat, termasuk di Kota Bogor dan berbagai daerah lainnya di Indonesia.

    Menurut Prof. Sutan Nasomal, pemerintah perlu melakukan pendataan ulang terhadap para tokoh perjuangan yang selama ini belum memperoleh pengakuan yang memadai. Langkah tersebut dinilai penting agar setiap pejuang yang telah berkontribusi bagi kemerdekaan bangsa dapat memperoleh hak dan penghargaan yang setimpal.

    Ia juga mengajak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, beserta seluruh jajaran pemerintah untuk memberikan perhatian khusus terhadap upaya penelusuran dan pencatatan kembali nama-nama pejuang yang memiliki jasa besar dalam sejarah perjuangan bangsa.

    Penghormatan terhadap para pahlawan memiliki nilai strategis dalam membangun karakter bangsa. Para tokoh perjuangan dapat menjadi teladan bagi masyarakat, generasi muda, dan keluarga mereka sendiri. Semangat pengorbanan, keberanian, dan kecintaan terhadap tanah air perlu terus diwariskan kepada generasi penerus.

    Sebagaimana pernah disampaikan oleh Soekarno pada peringatan Hari Pahlawan tahun 1961, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa kemerdekaan Indonesia diraih melalui perjuangan panjang yang melibatkan pengorbanan jiwa dan raga para pejuang bangsa.

    Baca Juga:  Presiden Prabowo Tinjau, Pastikan Program MBG Berjalan Optimal

    Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dan Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia ke-81 pada tahun 2026, perhatian terhadap para pejuang yang belum banyak dikenal menjadi semakin penting. Salah satu tokoh yang dinilai layak memperoleh penghargaan lebih besar adalah TB. A. Basuni, seorang pejuang asal Bogor yang memiliki kontribusi signifikan dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

    TB. A. Basuni tercatat sebagai salah satu pendiri Badan Keamanan Rakyat (BKR) Bogor pada tahun 1945, yang kemudian menjadi cikal bakal terbentuknya Tentara Nasional Indonesia (TNI). Ia aktif dalam berbagai perjuangan mempertahankan kemerdekaan, termasuk melalui keterlibatannya dalam organisasi Pasukan Pembela Tanah Air (PETA) serta berbagai operasi perjuangan di wilayah Bogor.

    Menurut keterangan ahli warisnya, Tubagus Hendra Bayu Rota, TB. A. Basuni juga turut berperan dalam Peristiwa Bojong Kokosan tahun 1945. Atas pengabdian dan perjuangannya, ia menerima berbagai penghargaan negara, antara lain Bintang Gerilya, Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, Bintang Sewindu, Satya Lencana Kesetiaan XXIV, Satya Lencana Perang Kemerdekaan I dan II, serta Satya Lencana Gerakan Operasi Militer (GOM) I dan V.

    Meskipun demikian, jasa dan pengorbanan Kapten Infanteri (Purn.) TB. A. Basuni dinilai belum memperoleh perhatian yang memadai. Oleh karena itu, Prof. Dr. Sutan Nasomal berharap Pemerintah Kota Bogor dapat memberikan penghormatan yang lebih layak terhadap tokoh tersebut sebagai bagian dari sejarah perjuangan bangsa.

    Pada akhirnya, upaya pendataan ulang para pejuang kemerdekaan merupakan langkah penting untuk memastikan bahwa sejarah bangsa ditulis secara adil dan lengkap. Pengakuan terhadap jasa para pejuang bukan hanya bentuk penghormatan kepada masa lalu, tetapi juga investasi moral bagi masa depan Indonesia.

     

    SHARE:

    Advertisement

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERBARU

    spot_img
    spot_img

    ARTIKEL POPULER