TONGGURAMBANG, Sentralmedia.id – Remaja Masjid Mujahidin di Tonggurambang menggelar kegiatan Pawai Obor dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Selasa (17/2/2026). Kegiatan yang telah menjadi agenda rutin ini tercatat telah dilaksanakan sebanyak enam kali sejak pertama kali digelar pada 2021.
Sekitar 400 obor dinyalakan dalam kegiatan tersebut. Ratusan obor itu dibawa oleh para peserta menyusuri rute dari Dusun Perebhunga sebagai titik awal hingga Dusun Bandahara sebagai titik akhir. Cahaya obor yang berderet di sepanjang jalan menciptakan suasana religius sekaligus menambah semarak penyambutan Ramadan di wilayah tersebut.
Sufanti Ariyanti, mengatakan Pawai Obor merupakan bentuk persiapan spiritual dan sosial menjelang Ramadan. Menurutnya, kegiatan ini hampir setiap tahun dilaksanakan satu hingga dua hari sebelum memasuki bulan puasa.
“Sejak 2021 hingga 2026, kegiatan Pawai Obor telah kami laksanakan sebanyak enam kali. Ini menjadi tradisi tahunan kami dalam menyambut bulan suci Ramadan,” ujarnya.
Pelaksanaan Pawai Obor melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari remaja masjid, pengurus masjid, hingga warga Tonggurambang. Selain itu, pihak kepolisian turut dilibatkan untuk membantu pengamanan serta penertiban jalannya kegiatan agar berlangsung aman dan tertib.
Pelaksanaan tahun ini memiliki keunikan tersendiri. Panitia turut melibatkan pemuda Katolik, baik sebagai bagian dari kepanitiaan maupun sebagai peserta. Keterlibatan lintas agama tersebut dinilai mencerminkan semangat toleransi dan kebersamaan antarwarga.
“Kegiatan ini terbuka bagi siapa saja yang ingin berpartisipasi. Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat,” kata Fanti.
Sepanjang kegiatan berlangsung, peserta tampak mengikuti rangkaian acara dengan tertib dan penuh semangat. Nyala ratusan obor dimaknai sebagai simbol cahaya, harapan, dan kesiapan menyambut Ramadan 1447 Hijriah dengan hati yang bersih.
Remaja Masjid Mujahidin berharap kegiatan Pawai Obor dapat terus dilaksanakan secara konsisten pada tahun-tahun mendatang. Selain sebagai syiar keagamaan, kegiatan ini diharapkan mampu mempererat persaudaraan, menumbuhkan semangat gotong royong, serta memperkuat nilai toleransi di tengah masyarakat.
Di akhir kegiatan, panitia menyampaikan harapan agar seluruh umat Muslim dapat menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah dalam keadaan sehat walafiat, meraih kemenangan, serta kembali menjadi pribadi yang lebih baik.
(Ered/Sentralmedia.id)





