spot_img

Warga Woyla Meninggal Disambar Petir Saat Main Ponsel

Azhar (21), warga Desa Blangmee, sempat dilarikan ke Puskesmas Kuala Bhee setelah tersambar petir saat bermain ponsel sambil mengisi daya baterai

ACEH BARAT, SENTRAL MEDIA – Warga Desa Blangmee, Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat, meninggal dunia setelah petir menyambar dirinya saat bermain telepon seluler sambil mengisi daya baterai, Jumat malam (26/9/2026).

Korban bernama Azhar (21). Saat kejadian, angin kencang melanda wilayah tersebut dan petir serta guntur terdengar.

Azhar memegang telepon seluler yang sedang terhubung dengan charger ketika petir menyambar tubuhnya. Peristiwa itu membuat korban mengalami luka pada bagian dada.

Keusyik Blangmee membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan Azhar sedang bermain handphone sambil mengisi daya baterai ketika cuaca buruk melanda wilayah itu.

“Korban disambar petir saat sedang bermain handphone sambil mengisi daya baterai ketika angin kencang disertai guntur,” kata Keusyik Blangmee saat dihubungi wartawan.

Warga Langsung Membawa Korban ke Puskesmas

Warga yang melihat kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan kepada Azhar. Mereka kemudian membawa korban ke Puskesmas Kuala Bhee untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, tenaga medis tidak berhasil menyelamatkan nyawa korban. Azhar akhirnya meninggal dunia setelah menjalani penanganan di fasilitas kesehatan tersebut.

Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K., melalui Kanit Reskrim Polsek Woyla Aipda Rudi Irawan, membenarkan informasi tersebut.

“Sebelum meninggal dia sempat dilarikan ke Puskesmas Kuala Bhee, kemudian korban tidak sempat tertolong sehingga meninggal dunia dan korban mengalami luka di bagian dada serta batok charger yang masih melekat di dada korban,” kata Aipda Rudi Irawan kepada wartawan.

Kejadian tersebut mengundang perhatian warga sekitar. Selain menimbulkan duka bagi keluarga, peristiwa itu juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ketika cuaca buruk melanda.

Polisi Minta Warga Lebih Waspada

Plh Polsek Woyla AKP MJ Siregar meminta masyarakat lebih berhati-hati ketika menggunakan handphone saat angin kencang dan petir terjadi.

Baca Juga:  20 Personel Polres Pesisir Barat Resmi Naik Pangkat

Ia meminta warga mengutamakan keselamatan dan tidak mengabaikan kondisi cuaca.

“Saya imbau masyarakat tetap berhati-hati dalam bermain handphone di saat angin kencang disertai petir, utamakan keselamatan,” pungkasnya.

Peristiwa yang menimpa Azhar menjadi perhatian warga Desa Blangmee dan masyarakat Kecamatan Woyla. Kondisi cuaca buruk dapat meningkatkan risiko bagi masyarakat, sehingga warga perlu meningkatkan kewaspadaan ketika petir dan guntur mulai terdengar.

Masyarakat juga perlu memperhatikan penggunaan perangkat elektronik ketika cuaca menunjukkan tanda-tanda badai. Warga sebaiknya mengutamakan keselamatan dan mengambil langkah pencegahan ketika kondisi cuaca mulai memburuk.

Kejadian tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat Woyla agar tidak mengabaikan ancaman petir. Kewaspadaan dapat membantu masyarakat mengurangi risiko ketika menghadapi cuaca ekstrem. (Tousi)

Redaksi/Editor: Sentralmedia.id

SHARE:

Advertisement

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

spot_img

BERITA TERBARU

spot_img
spot_img

ARTIKEL POPULER