More

    Warga Dusun Lubuk Tanoh Suarakan Jalan,Tak Kunjung diperbaiki

    Warga Dusun Lubuk Tanoh, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, kembali menyuarakan keluhan terkait kondisi jalan utama menuju wilayah mereka yang hingga kini belum pernah tersentuh pembangunan sejak pertama kali dibuka. Kondisi tersebut dinilai sangat memprihatinkan dan berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat sehari-hari.

    Sentralmedia.id, Pesawaran – Warga Dusun Lubuk Tanoh, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, kembali menyuarakan keluhan terkait kondisi jalan utama menuju wilayah mereka yang hingga kini belum pernah tersentuh pembangunan sejak pertama kali dibuka. Kondisi tersebut dinilai sangat memprihatinkan dan berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat sehari-hari.

    Berdasarkan keterangan warga, jalan tersebut telah ada sejak masa kepemimpinan Kepala Desa almarhum Basuni, tepatnya pada era pemerintahan Presiden Soeharto. Namun, selama lebih dari tiga dekade, jalan tersebut tidak kunjung mendapatkan perbaikan maupun peningkatan kualitas dari pemerintah setempat, baik di tingkat desa maupun kabupaten.

    Salah satu warga, Hadri, menyampaikan bahwa jalan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat. Ia menuturkan bahwa setiap hari jalan itu digunakan oleh anak-anak sekolah, petani, serta warga yang melakukan aktivitas ekonomi. Namun, kondisi jalan yang berbatu, berlubang, dan berlumpur saat musim hujan sering kali menimbulkan risiko kecelakaan.

    Menurut data dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), infrastruktur jalan desa memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Jalan yang layak dapat memperlancar distribusi hasil pertanian, mempercepat akses pendidikan, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah. Sebaliknya, kondisi jalan yang buruk dapat menghambat mobilitas dan menurunkan produktivitas masyarakat.

    Hadri juga mengungkapkan bahwa sempat muncul harapan ketika Wakil Bupati Pesawaran melakukan kunjungan ke dusun tersebut pada akhir tahun 2025. Dalam kesempatan itu, disampaikan bahwa pembangunan jalan akan segera direalisasikan, bahkan pernyataan tersebut turut diunggah melalui media sosial pribadi. Namun hingga saat ini, realisasi pembangunan tersebut belum terlihat.

    Kondisi jalan yang rusak parah juga diperparah saat musim hujan. Air yang menggenang membuat jalan menjadi licin dan sulit dilalui, bahkan kendaraan roda dua sering terjatuh. Para petani mengaku kesulitan mengangkut hasil panen, sementara anak-anak sekolah harus berhati-hati agar tidak terpeleset saat berangkat maupun pulang sekolah.

    Baca Juga:  Tanpa Surat Kuasa Oknum Dukcapil Kotim Serahkan Kartu Keluarga ke Pihak Lain

    Mengacu pada Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan, pemerintah daerah memiliki kewenangan dalam penyelenggaraan jalan kabupaten, termasuk pembangunan, pemeliharaan, dan peningkatan kualitas jalan. Oleh karena itu, masyarakat berharap pemerintah Kabupaten Pesawaran dapat segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki akses jalan tersebut.

    Warga Dusun Lubuk Tanoh menegaskan bahwa pembangunan jalan bukan sekadar kebutuhan, melainkan hal mendesak yang menyangkut keselamatan dan kesejahteraan masyarakat. Mereka berharap pemerintah segera merealisasikan janji pembangunan agar aktivitas masyarakat dapat berjalan lebih lancar, aman, dan produktif.

    “Kami hanya ingin jalan yang layak agar bisa beraktivitas dengan aman. Sudah terlalu lama kami menunggu,” ujar salah satu warga.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    BERITA TERBARU

    ARTIKEL POPULER